Lodzboard – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan di sepanjang pekan jangka waktu 27-31 Januari 2020 melorot4,87 persen ke  tingkatan 5.940, dari 6.244 pada penutupan perdagangan di akhir pekan terakhir.

PH Sekretaris Perusahaan BEI, Albertus Fajar Subagyo mengatakan, pada perdaganganBursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang minggu ini, rata-rata skor transaksi harian ( RNTH ) kembali tertekan. “Rata-rata skor transaksi harian mengalami perubahan sebesar 1,88 persen, menjadi Rp6,35 triliun dari Rp6,45 triliun pada minggu sebelumnya,” kata Fajar di Jakarta, Minggu (2/2).

Sementara itu, skor kapitalisasi pasar selama sepekan juga mengalami penurunan sebesar 4,86 persen menjadi Rp6.864,27 triliun, dari Rp7.214,77 triliun pada penutupan perdagangan minggu sebelumnya.

Baca Juga : Bagaimana Virus Corona Berdampak Pada Bisnis Global? Simak Disini

Popularitas negatif perdagangan BEI juga digambarkan oleh rata-rata volume transaksi harian yang mengalami penurunan sebesar 20,91 persen menjadi 6,46 miliar unit saham dari 8,16 miliar unit saham pada minggu sebelumnya.

“Rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 2,04 persen menjadi 418,44 ribu kali transaksi dari 410,08 ribu kali transaksi pada minggu sebelumnya,” ujar Fajar.

Pada perdagangan Jumat, 31 Januari 2020, pemodal asing kembali menjalankan aksi jual bersih sebesar Rp1,85 triliun. Sehingga, skor beli bersih pemodal asing di sepanjang tahun ini menjadi cuma senilai Rp33,58 miliar.